Waspada! Tes CPNS di Medsos Kabar Bohong

39

JAKARTA , Rubriksultra.com– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan informasi tes CPNS tahun 2018 yang digelar Februari merupakan kabar bohong (hoax). Warga diminta untuk tidak percaya dengan beredarnya soal tes CPNS yang tersebar di media sosial.

“Kami pastikan itu adalah kabar bohong atau hoax. Untuk itu kami minta masyarakat lebih waspada dan tidak mudah mempercayainya,” ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian PANRB Herman Suryatman, Sabtu (13/1).

Agar mengecoh masyarakat, surat tersebut diawali dengan kutipan pernyataan Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB, seolah-olah pada bulan Februari 2018 akan dibuka pendaftaran CPNS 2018. Kemudian diinformasikan jumlah formasi yang akan dibuka dan rencana penempatannya.

“Pernyataan itu sama sekali tidak benar. Memang Pak Menpan sudah memberikan sinyal bahwa tahun 2018 ada rencana membuka kembali penerimaan CPNS, baik pusat maupun daerah. Namun untuk waktu dan jumlah formasinya belum ditetapkkan,” ungkap Herman melalui siaran pers yang dikirim via whatsappnya

Saat ini KemenPAN-RB masih menunggu validasi usulan formasi dari instansi, termasuk dari pemerintah daerah. Validasi tersebut, diminta disampaikan secara online melalui aplikasi e-Formasi dan diharapkan sudah masuk semua akhir bulan Januari ini.

“Setelah validasi selesai, kami akan melakukan pembahasan yang mendalam dan komprehensif, termasuk melihat kapasitas fiscal. Adapun formasi yang diprioritaskan antara lain guru, tenaga kesehatan, serta formasi jabatan yang spesifik sesuai core business instansi dalam rangka membidik nawacita,” tegasnya.

Herman menghimbau warga masyarakat untuk lebih jeli dalam menerima dan mengakses informasi terkait CPNS apalagi saat ini beredar di media sosial, khususnya yang tersebar melalui aplikasi WhatsApp. “Apabila ingin mengetahui informasi seputar CPNS, agar mengakses portal menpan.go.id bkn.go.id serta portal instansi pemerintah terkait dengan domain go.id. Jangan percaya informasi yang sumbernya tidak jelas,” ucapnya.

Baca Juga :  MOFA dan FWRPD Gelar Pekan Kesetaraan Gender Taiwan

Herman menduga, beredarnya kabar bohong tersebut ujung-ujungnya penipuan atau penawaran jasa latihan soal CPNS. “Berdasarkan pengalaman, patut diduga beredarnya hoax tersebut muaranya ke penipuan atau motif bisnis menawarkan jasa latihan soal CPNS. “Untuk langkah antisipatif, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tutupnya. (war)

Facebook Comments