Agung Laksono Dipastikan Buka Musda Kosgoro Sultra di Baubau

Ketua Panitia Musda Kosgoro, La Ode Syamsul Bahri (kanan) didampingi Sekretaris Panitia, Apri Awo (kiri) saat konferensi pers di salah satu kedai kopi di Baubau, Sabtu 7 Maret 2020 malam. (FOTO SUKRI)

BAUBAU, Rubriksultra.com- Pimpinan Daerah Kolektif Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (PDK Kosgoro) 1957 Sulawesi Tenggara (Sultra) rencananya akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-III di gedung Maedani Kota Baubau, Selasa 10 Maret mendatang.

Musda dipastikan dihadiri dan dibuka langsung Ketua Umum Kosgoro Dr. HR. Agung Laksono yang juga selaku Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) kabinet Indonesia maju periode 2019-2024.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi Kosgoro 1957 Sultra dimana Pak HR. Agung Laksono sudah mengkonfirmasi kepastiannya untuk hadir dan membuka langsung Musda Ke-III Kosgoro Sultra di Baubau pada 10 Maret mendatang,” kata Ketua Panitia Musda, La Ode Syamsul Bahri didampingi Sekretaris Panitia, Apri Awo di salah satu kedai kopi di Baubau, Sabtu 7 Maret 2020 malam.

La Ode Syamsul Bahri yang akrab disapa Bojes ini menjelaskan, Musda ke-III Kosgoro Sultra mengusung tema “Kosgoro dan percepatan pembangunan Sultra berbasis wilayah kepulauan”. Kosgoro diharapkan pula tetap eksis berperan serta untuk memajukan Kehidupan bangsa.

Pada Musda kali ini, lanjutnya, ada tiga agenda utama yang diusung. Pertama menunjukan eksistensi Kosgoro sebagai organisasi kemasyarakatan dalam mengupayakan penguatan konsolidasi internal.

“Kedua mengawal Percepatan Pembentukan Propinsi Kepulauan Buton (Kepton) dan ketiga mengawal agenda Musda Golkar ke-X di Kota Kendari pada 11 Maret mendatang,” kata Sekretaris Umum PDK Kosgoro 1975 Sultra ini.

Sekretaris Panitia Musda, Apri Awo menambahkan, persiapan pelaksanaan Musda ke-III Kosgoro Sultra sudah mencapai 90 persen. Peserta pun sudah mengkonfirmasi kehadiran.

Kata Apri Awo, Musda akan dihadiri dihadiri tiga peserta penuh dari masing-masing PDK Kosgoro di 17 kabupaten kota se-Sultra. Ditambah peserta pemantau dan penggembira.

“Jadi masing-masing kabupaten kota itu memiliki tiga suara penuh. Dengan begitu, total keseluruhan peserta penuh ada 51 suara,” katanya. (adm)

Baca Juga :  Arus Mudik Pelabuhan Murhum Baubau Diprediksi Melonjak 183 Ribu Orang

Penulis : Sukri Arianto

Facebook Comments