AS Tamrin Dianugerahi Lencana Bintang Astha Hannas Madya

Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin (kiri) saat menerima lencana penghargaan Bintang Astha Hannas Madya yang diserahkan langsung Prof. Dr Ermaya Suradinata di Kampus SMA Plus Astha Hannas yang berkedudukan di Binong-Subang Jawa Barat, Jum'at 14 Maret 2020. (FOTO ISTIMEWA)

BAUBAU, Rubriksultra.com- Kepedulian Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin terhadap pembinaan mental dan moral masyarakat memang tak perlu diragukan lagi. Hasilnya, orang nomor satu di Baubau ini berhasil menyabet lencana penghargaan Bintang Astha Hannas Madya.

Penghargaan bergengsi ini langsung diserahkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Revolusi Mental Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Prof. Dr Ermaya Suradinata yang juga dikenal sebangai mantan Gubernur Lemhanas RI

- Advertisement -

Penyerahan lencana berdasarkan Surat Keputusan No. 18 Tahun 2020 dari yayasan tersebut kepada Dr AS Tamrin ini berlangsung di Kampus SMA Plus Astha Hannas yang berkedudukan di Binong-Subang Jawa Barat, Jum’at 14 Maret 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, Sadarman melalui rilisnya menjelaskan, lencana Bintang Astha Hannas Madya ini diperoleh Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin setelah menjalani sejumlah penilaian. Termasuk pemaparan nilai-nilai Po-lima dihadapan 90-an orang peserta Diklat Revolusi Mental yang digelar kampus itu.

Kata dia, kampus Astha Hannas Subang Jawa Barat berdasarkan nomenklatur pembentukannya memang direkomendasikan oleh Menteri PAN Reformasi Birokrasi RI sebagai kampus pembangunan karakter bangsa yang patut dijadikan tempat pendidikan dan pelatihan revolusi mental.

Hal itu berdasarkan Kepmen-PAN Reformasi Birokrasi RI Nomor B/1258.1/M.PAN-RB/03/2016, termasuk rekomendasi Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B/353/KASN/5/2015 tanggal 29 April 2015.

“Penilaian tim dari kampus dimaksud sebagai apresiasi kinerja Bapak Wali Kota Baubau di bidang pembinaan mental dan moral bangsa di daerah,” kata Sadarman mengutip nomenklatur dari SK penganugerahan tersebut.

Sadarman menjelaskan, prosesi upacara penganugerahan dilaksanakan secara hikmat dan agak berbeda layaknya penganugerahan penghargaan pada umumnya.

Penghargaan lencana ini digelar mirip acara pedang pora ala militer dari siswa kampus tersebut. Dr AS Tamrin di acara itu tampil dalam busana hijau tentara dan menggunakan baret, sedang Prof. Ermaya yang menyematkan lencana juga dengan busana serupa, namun dengan warna kekhy ASN. (adm)

Facebook Comments
Baca Juga :  Pemkot Baubau Diingatkan jangan Mubazir Gunakan Dana Penanganan Corona