Diduga Diterkam Buaya, Pelajar 13 Tahun Asal Bombana Ditemukan Meninggal

231
Jasad korban, Sirwan (13) yang diduga diterkam buaya tiba di kediaman orang tuanya di Desa Teppo, Kecamatan Poleang Timur. (FOTO ISTIMEWA)

RUMBIA, Rubriksultra.com– Pencarian terhadap Riswan, pelajar berusia 13 tahun yang diduga diterkam buaya pada Kamis, 23 April 2020 kemarin di dusun Lasirantang, Desa Teppo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, membuahkan hasil.

Namun naas, saat ditemukan sekira pukul 10.15 Wita, Jum’at 24 April 2020 pagi tadi, Riswan sudah tak bernyawa.

Kapolsek Poleang Timur, Ipda Suis Mail mengatakan, korban berhasil ditemukan di daerah pesisir pantai Boasing, Kecamatan Poleang Selatan. Korban ditemukan berkat bantuan tim Basarnas dan masyarakat.

“Sekitar pukul 10.15 Wita pagi tadi ditemukan. Korban diduga diterkam atau digigit buaya atas nama Riswan (13) berhasil ditemukan,” katanya.

Kata dia, jasad korban saat ini langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Teppo, Kecamatan Poleang Timur untuk dimakamkan.

Kepala Basarnas Kendari, Arif Sofingi menambahkan, kondisi korban saat ditemukan masih dalam keadaan utuh namun telah meninggal dunia.

“Jenazah korban dievakuasi menggunakan perahu karet. Selanjutnya telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” katanya.

Paman korban, Ilham menuturkan bila pada Kamis, 23 April kemarin, korban dan ayahnya hendak memindahkan sapi yang berada di seberang sungai di Desa Teppo.

“Di seberang kali khan ada sapinya, dia (Korban) berenang mau menyeberang lalu diterkam sama buaya,” tutur Ilham.

Bahkan, kata Ilham, buaya tersebut empat kali muncul ke permukaan dan enggan melepaskan gigitannya.

Saat kejadian di hari itu, warga bersama anggota Polsek Poleang Timur sempat melakukan pencarian dengan menyusuri tepian sungai namun tak membuahkan hasil. Hingga pada pagi tadi, korban akhirnya ditemukan. (adm)

Peliput : AS

Facebook Comments
Baca Juga :  Ali Mazi Paparkan Potensi Investasi Sultra ke BKPM RI