Positif Covid-19 di Sultra Tambah 42 Orang

278
Data penanganan kasus covid-19 di Bumi Anoa per Rabu, 1 Juli 2020 pukul 17.00 WITa. (Foto Gugus Tugas Covid-19 Sultra)

KENDARI, Rubriksultra.com- Kasus terkonfirmasi positif di Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah cukup siginifikan. Hari ini dilaporkan terdapat tambahan 42 kasus baru, Rabu 1 Juli 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas COvid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal menjelaskan, dengan adanya tambahan 42 kasus baru ini maka total kasus terkonfirmasi positif di Sultra kini menjadi 405 orang.

Kata dia, 42 kasus baru tersebut secara keseluruhan adalah warga Kabupaten Kolaka Utara. Kasus ini berasal dari satu orang pekerja yang bergerak di bidang pertambangan di Kolaka Utara yang dirawat dengan status PDP dan diperiksa dengan hasil terkonfirmasi.

Kemudian dilacak pada dua orang yang lainnya sehingga menjadi tiga orang. Salah satu dari tiga orang ini lalu dirujuk di RSUD Bahteramas Kendari karena kondisinya memburuk.
“Alhamdulillah, hari ini sudah relatif stabil. Jadi 42 orang ini adalah hasil telusur atau kontak erat dari kasus yang tiga tadi,” katanya.

42 kasus ini juga menunjukkan adanya transmisi di rumah sakit. Sebab beberpaa diantara 42 orang ini adalah tenaga kesehatan di rumah sakit di Kabupaten Kolaka Utara.

Disisi lain dilaporkan tambahan satu kasus sembuh baru dari Kabupaten Buton Utara. Sehingga total kasus sembuh menjadi 235 orang.

Sementara kasus meninggal tetap enam orang. Pasien yang tengah menjalani perawatan, isolasi atau karantina berjumlah 164 orang.

dr La Ode Rabiul Awal terus mengingatkan masyarakat agar dalam menjalankan aktifitas normal baru atau new normal untuk tetap akktif memproteksi diri. Menjaga diri dan menjaga orang lain dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kepada gugus tugas untuk jangan lengah, tetap siaga karena wabah masih terjadi. Terus lakukan edukasi, pencegahan dan penelusuran sehingga pandemi bisa kita kendalikan,” katanya. (adm)

Facebook Comments
Baca Juga :  Ali Mazi Harap KBPP Polri Sultra Ikut Jaga Kondusifitas Daerah