Kapal Antarpulau Diimbau Waspada Gelombang Tinggi

178
Benaya Samri Yostavia.

BAUBAU, Rubriksultra.com- Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas 1 Baubau mengimbau nahkoda kapal antarpulau untuk mewaspadai gelombang tinggi.

Pelaksana Harian Seksi Kesyahbandaran KUPP Baubau, Benaya Samri Yostavia mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang saat ini berkisar 0,5-1,25 meter.

“Masih cukup aman untuk berlayar, tapi harus tetap waspada dan berhati-hati terhadap gelombang tinggi dengan perubahan cuaca yang cepat,” kata Benaya Samri Yostavia, di kantornya, Senin 28 Juni 2021.

Kata Benaya, gelombang tinggi kerap terjadi di perairan Wakatobi dan pulau Cempedak. Olehnya kedua jalur ini menjadi perhatian.

“Demi menjamin keselamatan pelayaran, kita rutin memeriksa alat keselamatan kapal. Kalau ada kerusakan segera diganti, lengkapi life jacket dan ganti yang rusak serta lengkapi alat komunikasi,” katanya.

Kata dia, alat komunikasi berupa radio wajib ada. Utamanya untuk kapal minimal GT 35.

Selain memperhatikan keselamatan, sebelum surat persetujuan berlayar dikeluarkan, pihaknya lebih dahulu memastikan kondisi cuaca.

Bila terjadi cuaca yang tidak memungkinkan maka keberangkatan kapal ditunda sampai cuaca benar-benar kondusif.

“Namun kalau gelombang sudah mencapai 2,5- 6 meter, kapal-kapal tradisional antarpulau tidak akan dizinkan berlayar,” katanya. (adm)

Laporan : Ady

Facebook Comments
Baca Juga :  Kuasa Hukum Ajukan Banding, Pengakuan Utang Terhadap Arusani Dinilai Sepihak