
LAWORO, Rubriksultra.com- Kabupaten Muna Barat (Mubar) kini genap berusia 8 tahun. Peringatan HUT Mubar ke-8 dilaksanakan melalui upacara yang digelar di lapangan Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Sabtu 23 Juli 2022.
Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Bahri menyadari pelaksanaan pembangunan dalam kurung waktu delapan tahun masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Meski begitu, perlu disyukuri semua potensi Sumber Daya Alam (SDA) sudah termanfatkan dengan baik sehingga menopang beberapa kemajuan pembangunan.
“HUT Mubar ke-8 ini menjadi ajang intropeksi dan refleksi terhadap kinerja pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan ke depan,” katanya.
Bahri tak menampik Kabupaten Mubar sudah bisa sejajar dengan daerah lain di Sultra dalam aspek percepatan pembangunan, meskipun masih ada beberapa aspek yang masih tertinggal, seperti aspek pelayanan publik, ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran, daya saing infrastruktur, tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas SDM.
“Karena itu sangat diperlukan akselerasi percepatan pembangunan yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat pada seluruh sektor. Saya berharap seluruh stakeholder pembangunan di Mubar terus berusaha keras, bekerja sama dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mubar pada setiap tahunya,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat dan seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk terus melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Sehingga bisa mengetahui hal-hal yang baik untuk selanjutnya dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi serta hal- hal yang perlu diperbaiki.
“Marilah kita bergandengan tangan dalam suatu kebersamaan yang saling menguatkan satu sama lain sehingga kita mampu menyelesaikan berbagai masalah pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menumbuhkan daya saing perekonomian, meningkatkan daya saing infrastruktur daerah, menurunkan angka kemiskinan, memperluas aktivitas masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (adm)
Laporan : Sulfian