BAUBAU, Rubriksultra.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi para calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura di wilayah Kepulauan Buton. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Baubau, Sabtu (17/01).
Pelaksanaan fit and proper test ini merupakan lanjutan dari tahapan pertama yang sebelumnya digelar di Kota Kendari pada Kamis (15/01/). Tahapan seleksi ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan pimpinan partai di tingkat kabupaten/kota.
Ketua DPD Partai Hanura Sultra, H. Fajar Ishak Daeng Jaya, kepada sejumlah wartawan di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa fit and proper test merupakan ajang seleksi untuk mendapatkan figur pemimpin partai yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen membangun daerah.
“Melalui tahapan ini, kami ingin memastikan bahwa calon Ketua DPC adalah figur yang tepat dan mampu menggerakkan roda organisasi partai di daerah,” ujar Fajar.
Ia menambahkan, sejalan dengan tagline Partai Hanura “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh komponen masyarakat untuk bergabung dan berkontribusi membangun daerah bersama Partai Hanura.
“Terbukti, komposisi peserta tidak hanya diisi oleh kader internal partai, tetapi juga menarik sejumlah tokoh dari luar partai. Bahkan, ada yang baru bergabung karena ketertarikannya terhadap Partai Hanura,” jelasnya.
Fajar mengungkapkan, pelaksanaan uji kelayakan calon Ketua DPC Hanura di wilayah Kepulauan Buton ini mencakup lima daerah, yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Wakatobi.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) IX DPP Partai Hanura yang membawahi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adeni Muhan Dg Pabali, MM, menegaskan pentingnya proses seleksi kepemimpinan di tingkat daerah sebagai langkah strategis dalam penguatan organisasi partai.
Ia mengapresiasi langkah Ketua DPD Partai Hanura Sultra yang telah menyelenggarakan kegiatan fit and proper test tersebut.
Menurutnya, tahapan ini sangat diperlukan untuk menyaring figur-figur yang memiliki kapabilitas serta rekam jejak (track record) yang baik.
“DPC ini sangat penting karena menjadi ujung tombak dan lokomotif partai di daerah untuk kepentingan jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan orang-orang yang benar-benar handal,” tegas Adeni.
Pantauan Rubriksultra.com, sebanyak lima DPC Partai Hanura di wilayah Kepulauan Buton mengikuti kegiatan fit and proper test. Sementara untuk DPC Partai Hanura Kabupaten Buton, salah satu calon ketua telah lebih dahulu mengikuti fit and proper test di Kota Kendari.
Adapun para calon Ketua DPC yang mengikuti fit and proper test di Kota Baubau yakni Noor Gemilang Siradja (Kota Baubau), Naslia Alu (Kota Baubau), Ali Kamar Halim (Wakatobi), Aliadi (Buton Selatan), La Ode Amal (Buton Selatan), La Maharia (Buton), Joysman (Buton Tengah), Ibnu Hasmy (Buton Tengah), Hj Ratna (Kota Baubau), serta Aris Sujadmiko Martono (Kota Baubau). (adm)






