Genjot Target Vaksin di Buteng, Samahuddin: Dua Minggu ke Depan Harus Tercapai

132
Bupati Buteng, H.Samahuddin, saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati Buteng, Senin 10 Januari 2021. (Foto Ady)

LABUNGKARI, Rubriksultra.com- Bupati Buton Tengah (Buteng), H.Samahuddin mengambil langkah tegas dengan memberikan instruksi kepada jajaran mulai dari kepala OPD hingga kepala desa untuk mencapai target vaksinasi. Diberikan waktu dua pekan ke depan untuk menggenjot persentase 70 persen di wilayah masing-masing.

Hingga kini, capaian vaksinasi di Kabupaten Buteng belum mencapai target nasional yang ditetapkan 70 persen. Buteng baru mencatatkan capaian 57,11 persen dari 85.438 jiwa.

Orang nomor satu di Buteng ini juga mewanti-wanti kepala seluruh ASN dan perangkat desa agar program menyukseskan vaksinasi. Bagi aparat mulai dari ASN, CPNS, perangkat desa, dan PPPK yang tidak mau divaksin maka gaji serta tunjangannya untuk sementara ditahan hingga selesai melaksanakan vaksin.

Bahkan alokasi dana desa tak akan dikucurkan. Ia juga mengaku akan bersurat ke semua bank agar menunda pencairan BLT, PKH ataupun bantuan dari Kementerian bila warga penerima belum vaksin.

“Bagi ASN yang belum vaksin, hari ini langsung vaksin di belakang kantor bupati, tenaga kesehatan sudah siap. Kalau masih ada perangkat desa, kelurahan dan kecamatan yang tak mau divaksin hari ini saya cabut SK-nya. Ini perintah,” tegas H.Samahuddin, saat apel pagi di halaman kantor Bupati Buteng, Senin 10 Januari 2021.

Bupati Buteng berharap besar agar seluruh pihak saling mengajak untuk mengikuti vaksinasi.

“Semuanya harus kompak, vaksinasi di Buteng masih rendah, baru 57,11 persen. Olehnya, dalam dua minggu ke depan harus dicapai,” tuturnya.

Kabag Ops Polres Baubau, Kompol Bagio mengaku, masih banyak menemukan sejumlah masyarakat yang enggan divaksin. Alasan masyarakat tak mau vaksin sebab sebagian besar aparat desa juga belum divaksin.

“Seperti di Kecamatan Gu, masyarakat masih bercermin pada aparat desa yang belum vaksin, jadi mereka tidak mau vaksin. Untuk itu saya tegaskan apabila ada camat, lurah, kepala desa ataupun ASN yang tidak mendukung kegiatan vaksinasi, Catat namanya dan laporkan kepada kami, nanti diselesaikan. Ini perintah,” pungkasnya. (adm)

Baca Juga :  Polsek Mastim Gencarkan Pesan Kamtibmas dan Prokes Jelang Pilkades Serentak

Laporan : Ady

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry