Jalan Penghubung Desa Dampalan Jaya-Lapero Butur Dikerjakan Tahun Ini

85
Ketua Komisi III DPRD Butur, Josri, saat melaksanakan reses di Desa Dampalan Jaya Kecamatan Kulisusu Barat, Rabu 10 Februari 2021. (Foto Sri)

BURANGA, Rubriksultra.com- Jalan penghubung Desa Dampalan Jaya-Lapero, Kabupaten Buton Utara (Butur) akan dikerjakan tahun ini. Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Butur, Josri saat reses di Desa Dampalan Jaya, Kecamatan Kulisusu Barat, Rabu 10 Februari 2021.

“Kemarin kami sudah usulkan bersama teman-teman di DPRD. Alhamdulilah tahun ini 2021 akan dikerjakan,” kata Josri dihadapan masyarakat Desa Dampalan Jaya.

Selain menyampaikan hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Butur ini juga menegaskan dalam resesnya kali ini untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia pun meminta agar masyarakat tak segan menyampaikan aspirasi.

“Jadi ayo kita keluarkan unek-unek kita. Jangan takut, sampaikan saja usulan apa yang dianggap penting untuk dibangun di Desa Dampalan Jaya,” katanya.

Pelaksana Kepala Desa Dampala Jaya, Kecamatan Kulisusu Barat, Haswan menggambarkan bahwa aspek kehidupan masyarakat di wilayah yang dipimpinnya sebahagian besar adalah petani, nelayan dan peternak.

“Kehidupan masyarakat disini adalah bertani dan melaut serta ada juga yang beternak. Namun selain itu masih banyak hal yang perlu dibenahi di Dampalan Jaya, termasuk infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya,” terangnya.

Mirdat, salah seorang perwakilan masyarakat mengusulkan pembangunan penataan halaman pustu, penataan halaman masjid beserta pagarnya, penataan sumber mata air, pembangunan kolam budidaya ikan air tawar, penataan halaman sekolah SD dan SMP Satap, pembangunan box culver jalan mawar, pembangunan drainase dan normalisasi anak sungai mata air serta pemabangunan tambatan perahu.

“Ini sangat penting dan prioritas untuk masyarakat. Kami berharap agar teman-teman komsi III memperjuangkan usulan kami ini,” harapnya.

Senada dengan itu, Rasid juga mengusulkan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni, penambahan ruangan pustu, pengadaan ambulan di pustu dan pembangunan gedung posiandu.

Baca Juga :  Disperindag Butur Butuh Tenaga Tera dan Penyidik

“Di desa kami satu-satunya pustu yang aktif untuk di Kulisusu Barat dan menangani dua desa, makanya kami sangat berharap agar tenaga bidang dan fasilitas pendukung lainnya agar dilengkapi,” terangnya.

Menanggapi usulan masyarakat tersebut, Josri berjanji akan mengupayakan agar usulan masyarakat Desa Dampalan Jaya bisa masuk dalam APBD Perubahan 2021 atau di APBD tahun 2022.

“Insya Allah kita akan teruskan kepada pemerintah daerah lewat sidang DPRD nantinya. Namun kita juga akan melihat mana yang sangat prioritas. Mudah-mudahan kita bisa loloskan walaupun tidak semuanya,”jelasnya. (adm)

Laporan : Sri

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry