Ketua PKB dan Sekretaris PDIP Butur Bersitegang di Medsos

168
Ilustrasi. (Foto Int)

BURANGA, Rubriksultra.com- Situasi politik jelang Pilkada Buton Utara (Butur) 2020 mulai memanas. Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buton Utara (Butur), Anwar Zani dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Butur, Lukman Hakim, bersitegang.

Keduanya terlibat perdebatan sengit di media sosial facebook. Melalui akunnya masing-masing, kedua politisi ini saling lontarkan pernyataan.

-Advertisement-

Perdebatan dimulai dari postingan status yang diduga akun Sekjen PDIP Butur, Lukman Hakim, S.sos. Statusnya diposting tertanggal 13 September 2020.

Status inipun mendapat tanggapan dari warganet. Salah satunya, akun Anwar Zani yang menjawab postingan tersebut dengan pernyataan menohok.

Saat dikonfirmasi via WhatApp, Ketua PKB Butur, Anwar Zani mengatakan, apa yang dikomentarinya melalui akun Facebook itu adalah benar akun miliknya.

“Iya, itu benar akun saya,” kata Anwar Zani, Minggu 13 September 2020.

Anwar Zani menjelaskan, komentar yang dipermasalahkan akun yang diduga Sekjen PDIP Butur, Lukman Hakim S.sos itu berawal dari postingan akun bernama Ajrun Sahbar yang mengapload foto Bupati Buton Utara, Abu Hasan bersama masyarakat yang didalamnya ada gambar dirinya bersama Anggota DPRD fraksi PKB pada Sabtu, 12 September 2020. Moment itu diposting dengan tulisan “pertemuan Desa Laeya Kec. wakorut Butur”.

Kata dia, postingan ini dianggap tidak benar. Sebab pertemuan itu merupakan acara pesta rakyat atau pesta panen bukan pertemuan seperti yang ditulis. Menurutnya, kalimat pesta rakyat atau pesta panen dan kalimat pertemuan itu berbeda makna.

“Saya keberatan dengan postingan itu, sebab akan menjadi bola liar di masyarakat bahwa saya menghianati usulan partai dan kader PKB apalagi dalam situasi politik sekarang ini. Jangan mencari hal yang akan membuat gaduh. Itulah sebabnya saya berkomentar yang mungkin diaggap salah juga oleh pihak lain. Intinya semua punya sebab kok,” kata Anwar Zani.

Baca Juga :  Kasus Afif Dinilai tak Bisa Gugurkan Statusnya Sebagai Aleg Terpilih

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris PDIP Butur, Lukman Hakim, menyatakan selaku pihak keluarga dari Bupati Butur tidak menerima komentar yang ditulis oleh akun Anwar Zani. Sebab itu menjadi ketersinggungan bagi mereka.

Pihaknya memberikan kesempatan kepada Anwar Zani selama 2×24 jam untuk meminta maaf kepada Bupati Butur, Abu Hasan dan mengklarifikasi melalui media.

“Jika tidak dilakukan maka kami akan menindaklanjuti hal ini,”jelasnya.

Saat ini rasa keberatannya masih mengatasnamakan keluarga. Sebab pihaknya selaku Sekjen PDIP Butur mengaku belum mengadakan rapat internal partai untuk membahas hal yang dimaksud. (adm)

Penulis : Sri

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry