Pemkot Baubau Santuni 981 Anak Yatim Piatu

67
Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin, saat menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu, di Rujab Wali Kota Baubau, Senin 16 Agustus 2021. (Foto Ady)

BAUBAU, Rubriksultra.com- Pemerintah Kota Baubau menyantuni sekitar 981 anak yatim piatu. Santunan diserahkan Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin secara simbolis, di Rujab Wali Kota Baubau, Senin 16 Agustus 2021.

Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin mengatakan, bulan Muharram merupakan bulan penting bagi Pemkot Baubau, dimana ada tradisi tahunan menyantuni anak yatim piatu. Masyarakat Buton biasa menyebut tradisi ini dengan istilah “Pakandeana ana-ana maelu”.

Tradisi ini sudah ada sejak masa Kesultanan Buton dan hingga kini masih dilestarikan masyarakat setiap tahunnya. Tradisi ini adalah wujud kepedulian sesama.

- Advertisement -

Dikatakan, hal itu terkoneksi dengan nilai-nilai yang ada pada PO 5 yakni Pomaa-maasiaka, Popia-piara, Pomae-maeaka, Poangka-angkataka dan Pobinci-binciki kuli.

“Karena pada dasarnya PO 5 itu adalah saling peduli. Nah, disinilah nilai-nilai PO 5 terimplementasi yaitu saling sayang menyayangi atau pomaamaasiaka dan saling pelihara, saling merawat atau popiapiara” katanya.

Ia berharap santunan ini bermanfaat. Bukan banyaknya yang dilihat, namun rasa kepedulian dengan ikhlas itulah yang menumbuhkan semangat masyarakat terdahulu untuk saling berbagi di tradisi kan sampai saat ini.

“Karena kita masih masa pandemi covid-19, kegiatan ini juga sejak awal saya sampaikan selain melihat secara aspek keimanan juga implementasikan dari segi kesehatan. Makanya dalam pelaksanaan saya minta agar memperhatikan protokol kesehatan yang ketat utamanya pakai masker dan menjaga jarak sebab pemerintah harus memberikan contoh,” tandasnya.

Ketua Panitia, Dr Nanik Hindaryati Roni Muhtar mengatakan, kegiatan ini dimotori ibu-ibu yang tergabung dalam empat organisasi wanita. Masing-masing Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI), Muslimat NU.

Bantuan itu murni berasal dari keempat organisasi itu. Bantuan juga datang dari Bank BPD.

Baca Juga :  Darma Wanita Bersama PDAM Baubau Berbagi Takjil Gratis

“Semua kompak ingin menyantuni anak yatim piatu di Baubau sehingga terkumpul dana sekitar Rp 120.435.000 juta. Nominal itu sepertinya akan bertambah lagi sebab masih ada yang akan setor bantuan serta berapa jiwa yang disantuni,” tuturnya.

Kata Nanik yang juga ketua DWP Baubau ini, pihaknya berencana menyantuni sekitar 981 anak yatim piatu. Seluruhnya tersebar di delapan kecamatan di Baubau.

“Masing-masing panti asuhan, anak yatim di PAUD dan yang ada di masyarakat. Insya Allah akan kita santuni sembako dan uang saku,” katanya.

Menurut istri Sekda Baubau ini, menyantuni anak yatim piatu merupakan tanggungjawab semua, baik individu yang mampu maupun kelompok.

“Nah, kami sebagai kelompok, hadir untuk itu,” tandasnya.

Dikatakan organisasi DWP berhasil kumpulkan Rp 78.806.500 dan masih akan bertambah. GOP-TKI Rp 7.665.000, Muslimat NU Rp 5.200.000, dan Paguyuban Jawa Rp 6 juta.

“Sementara BKMT terkumpul santunan Rp 17.263.500,” rincinya. (adm)

Laporan : Ady

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry