Pimpin Upacara Hari Bakti Rimbawan, Ali Mazi: Hutan Harus Dijaga

89
Gubernur Sultra, Ali Mazi, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-39, di halaman kantor Dinas Kehutanan Sultra, Rabu 16 Maret 2022. (Foto Istimewa)

KENDARI, Rubriksultra.com– Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, mengingatkan semua pihak untuk terus menjaga kelestarian hutan. Hal itu disampaikan Gubernur Sultra saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-39, di halaman kantor Dinas Kehutanan Sultra, Rabu 16 Maret 2022.

Penegasan tersebut merupakan isi sambutan tertulis Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, yang dibacakan langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi.

- Advertisement -

Selain itu, salah satu poin penting dalam sambutan menteri tersebut adalah upaya-upaya yang dinilai berhasil. Pertama, Indonesia telah berhasil menurunkan angka deforestasi sampai titik terendah dalam sejarah, yakni pada tahun 2019 ditekan sampai lebih kurang 115 ribu hektar (Ha), sekaligus menekan kebakaran hutan dan lahan pada level serendah mungkin dalam dekade ini.

Kedua, pemerintah telah melakukan moratorium permanen hutan alam primer dan gambut seluas lebih dari 66 juta Ha, restorasi dan perbaikan tata air gambut 3,4 juta Ha beserta penataan regulasinya, rehabilitasi DAS, pengelolaan hutan lestari melalui pengendalian hutan tanaman 14 juta Ha, dan pengelolaan perhutanan sosial melalui praktik agroforestry seluas 4,9 juta Ha sampai dengan akhir tahun 2021.

Ketiga, menjaga areal High Conservation Value Forest (HCVF) tinggi di wilayah perkebunan dan konsesi kehutanan seluas 4,1 juta Ha. Keempat, penegakan hukum (law enforcement) melalui pengawasan yang semakin ketat dan regulasi yang semakin kuat.

Kelima, langkah-langkah penguatan data dan informasi sumber daya hutan bersifat keruangan/spasial yang berkualitas dan terintegrasi sebagai bahan dalam proses pengambilan keputusan.

Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-39 tahun 2022 ini mengusung tema “Rimbawan Menjaga Lingkungan, Mendukung Sukses Presidensi G20 Indonesia”. Tema ini mengandung makna reflektif atas apa yang telah kita lakukan bersama sebagai Rimbawan, sekaligus komitmen untuk memberi kontribusi dalam mendukung suksesnya Presidensi Indonesia dalam G20 tahun 2022

Baca Juga :  Kampanye Jokowi-Maruf di Kendari 24 Maret Akan Dihadiri Jusuf Kalla dan Fildan

“Tema ini juga meneguhkan arah dan cara pandang seluruh Rimbawan, dan menggali atau recall memori yang senantiasa ada dalam benak kita tentang peran hutan sebagai elemen dan struktur pembentuk bentang alam dan lingkungan yang perlu senantiasa dijaga,” kata Menteri LHK sebagaimana dibacakan Gubernur Sultra.

Turut hadir mendampingi Gubernur Sultra dalam upacara peringatan antara lain Kepala Dinas Kehutanan Sahid, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ansar, dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sakrianto Djawie.

Sementara peserta upacara terdiri dari polisi kehutanan, Manggala Agni (Pemadam Kebakaran Kehutanan), Sekolah Kehutanan Menengah Atas, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Lingkup Dinas Kehutanan dan seluruh Kepala UPTD Lingkup BKSDA Sultra, dharma wanita dinas kehutanan, dan seluruh pegawai struktural lingkup dinas kehutanan dan BKSDA. (adm)

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry