SMSI Launching News Room, M. Nuh: Siberindo.co Adalah Sebuah Harapan

44
Peluncuran news room Siberindo.co di Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jalan Graha Bintaro Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Sabtu 10 Oktober 2020. (Foto Istimewa)

TANGERANG SELATAN, Rubriksultra.com- Situs media online Siberindo.co akan mewarnai dunia informasi masyarakat. Situs berita media siber itu resmi di launching di Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jalan Graha Bintaro Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Sabtu 10 Oktober 2020.

Acara launching Siberindo.co tersebut dihadiri para pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) baik Pusat maupun Daerah.

Direktur Utama Siberindo.co, Hendry Ch Bangun menjelaskan, media online telah berkembang pesat saat ini. Kendatipun demikian, ia meminta kepada seluruh manajemen Media Online Siberindo untuk tetap menjaga penampilannya dengan menampilkan konten pemberitaan yang berkualitas, berbobot dan benar-benar exclusive sejalan dengan namanya.

“Media ini harus menampilkan hal yang benar-benar exclusive. Exlusive itukan benar-benar istimewa,”ujar Hendry melalui rilisnya.

Hendry menuturkan, meski Siberindo.co media online yang baru di-lauching, namun harus diakui perlu adanya peningkatan kualitas pada pemberitaan yang ditayangkan.

“Ini kan baru lauching dan baru separuh perjalanan. Insya Allah di tahun 2021 kita akan meningkatkan berita dan kualitas yang ditayangkan,” ungkapnya.

Hendry menambahkan, pada saat sebelum lauching Siberindo.co, pemberitaan di Siberindo sudah mencapai 200 berita per hari, namun sambung Hendry, pada akhir tahun ini peningkatan berita di setiap daerah harus mencapai 600 berita atau 1000 berita.

“Insya Allah akhir tahun ini kita akan tingkatkan pemberitaan dari 200 berita harus mencapai 600 sampai 1000 berita per hari. Kita juga akan lakukan bimtek untuk penguatan di setiap provinsi. Ya, mudah-mudah Maret 2021 Siberindo sudah makin maju,” katanya.

Sementara Ketua SMSI Pusat Firdaus mengatakan, jurnalistik adalah sebuah upaya untuk menyajikan fakta dan informasi yang akurat. Namun dalam sejarahnya, jurnalistik bukan hanya upaya menyajikan fakta dan informasi yang akurat, tetapi juga cerita tentang kreativitas. Yaitu ketika orang melihat dengan jeli adanya potensi ekonomi dari upaya penyampaian informasi dengan tetap memegang teguh prinsip akuntabilitas penulisan informasi.

Baca Juga :  Tuan Rumah HPN 2021 Ditetapkan di Sultra

“Kreativitas inilah yang harus menjadi pegangan. Bahwa dalam upaya menyampaikan informasi, para jurnalis harus tetap berpegang teguh pada etika penyampaian informasi. Bukan karena Bad News is God News lalu semua fakta dan peristiwa dilihat selalu dalam perspektif Bad News,” katanya.

Firdaus menuturkan, SMSI adalah kumpulan pemilik media-media lokal yang kerap dianggap kecil. Bukan media mainstream yang menjadi rujukan banyak orang. Namun karena skalanya yang kecil dan lokal itulah yang menjadi kekuatan besar bagi SMSI yang tidak dimiliki media mainstream yang ada di Jakarta.

“Lokalitas SMSI menjadi modal untuk memberikan perspektif baru dalam penyampaian informasi. Bahwa sekarang kita mesti berubah dalam membangun isu nasional. Melalui SMSI dan Siberindo, kita harus merubah bahwa permasalahan nasional itu bukan masalah yang ada di Jakarta, tetapi juga masalah yang ada di daerah,”ujarnya.

Firdaus menambahkan, sifat SMSI yang lokal, berakibat adanya ikatan psikologis yang kuat, psyhchological bound, setiap anggota SMSI terhadap berita lokal yang disajikannya. Berita tentang sebuah objek wisata di Riau, akan lebih valid dan lebih menarik dan mempunyai kekuatan lebih bila disampaikan oleh orang Riau bukan oleh orang Jakarta.

“Dengan sifatnya yang sangat lokal, SMSI dan siberindo adalah sebuah kekuatan untuk menjadikan masalah lokal menjadi masalah nasional. Untuk melihat bahwa Indonesia itu bukan hanya Jakarta dan Jakarta tidak selalu berarti Indonesia,” ungkapnya.

Firdaus juga mengatakan, bila SMSI itu terdiri dari media-media lokal, maka siberindo bukan hanya tempat strategis untuk menasionalkan problem lokal menjadi problem bersama, tetapi juga tempat bersama-sama untuk bergerak. Ibarat lidi, siberindo adalah alat yang menyatukan lidi-lidi menjadi sebuah kekuatan baru yang besar dan bermanfaat bagi sesama.

Baca Juga :  Hari Ini, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Tambah 211 Orang, 14 Meninggal

“Semuanya hanya bisa dijalani bila SMSI kreatif dan jeli melihat setiap perkembangan yang ada, serta konsisten dan gigih menjalaninya,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pers, M. Nuh mengatakan, alhamdulillah hari ada secercah harapan dari kawan-kawan yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk membentuk media online Siberindo. Menurutnya, tentu lembaga ini bukan sekedar lembaga tempat berkumpulnya asosiasi atau organisasi yang bergerak di media tetapi ini adalah tempat yang menaungi aspek jurnalistik maupun non jurnalistiknya yaitu dari kelanjutan usaha dari kawan-kawan yang bergerak dibidang media online atau media siber.

“Status itu memantapkan langkah SMSI dan Siberindo dalam menyatukan perusahaan media siber untuk bersama-sama menghadapi tantangan baru, membangun infrastruktur perusahaan, serta jaringan sistem kerja seluas-luasnya. Dewan Pers juga mengucapkan selamat atas peluncuran Siberindo semoga terus memberikan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhajir Effendy,selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia mengatakan, Siberindo.co didirikan untuk menjawab tantangan media massa berplatform daring (online) di era teknologi informasi yang kian maju pesat.

Menurutnya, pada praktiknya media massa berbasis internet tidak hanya bersaing dengan sesama mereka. Tetapi juga dengan penyedia konten individual yang mendapatkan keuntungan dengan menyediakan beragam konten menarik bagi minat masyarakat.

“Harapan perusahaan pers media siber yang tumbuh subur di Indonesia dapat menghasilkan karya jurnalistik yang bermutu dan bermanfaat,” katanya.

Muhajir Effendy menuturkan, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi dukungan media dalam membantu pemerintah, mengatasi berbagai tantangan penting yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. Sementara media menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial, pemerintah juga bisa memperoleh masukan yang lebih konseptual, terkait arah dan pelaksanaan pembangunan. Terutama, yang terkait isu-isu strategis bangsa.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

“Media massa harus mempunyai kekuatan untuk menghimpun dan mengerakkan untuk melakukan sesuatu. Sehingga, perlu kolaborasi hangat antara media, khalayak dan pemerintah,” ungkapnya.

Gubernur Banten, Wahidin Halim melalui video conference mengucapkan selamat atas peluncuran Siberindo.co.

Wahidin berharap Siberindo.co mampu menjadi bacaan yang bermanfaat, memberikan informasi terkini dan aktual.

“Semoga menjadi media yang bermanfaat dan memberikan informasi terkini dan aktual untuk seluruh pembaca di Indonesia,” kata Wahidin. (adm)

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry