Telan Rp 70 Miliar, Poros Burangasi-Wabula Mulai Dikerjakan

1339
Bupati Busel, H La Ode Arusani saat meletakkan batu pertama pembangunan jalan penghubung dari Desa Burangasi, Kabupaten Buton Selatan (Busel) menuju Desa Wabula, Kabupaten Buton. (FOTO ISTIMEWA)

BATAUGA, Rubriksultra.com- Jalan poros dari Desa Burangasi, Kabupaten Buton Selatan (Busel) menuju Desa Wabula, Kabupaten Buton mulai dikerjakan. Proyek ini diestimasi menelan anggaran Rp 70 miliar menggunakan APBD Provinsi Sultra.

Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani resmi meletakkan batu pertama pembangunan jalan penghubung dua kabupaten ini, Sabtu 26 Oktober 2019.

Peletakan batu pertama ikut disaksikan Asisten III Pemprov Sultra, Zanuriah sebagai perwakilan Gubernur Sultra, Ali Mazi, segenap pimpinan OPD lingkup Kabupaten Busel dan masyarakat setempat.

Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani sangat bersyukur atas perhatian Pemprov Sultra. Kata dia, selain jalan poros Desa Burangasi Kecamatan Lapandewa, masih ada lagi beberapa ruas jalan yang harus dikerjakan utamanya di Batu Atas.

Pun demikian, Ia sangat berterima kasih sebab sudah ada beberapa jalur yang telah dikerjakan Pemprov Sultra. Apalagi jalan itu kini telah diaspal.

“Alhamdulillah, salah satunya adalah jalan di Gunung Sejuk yang telah lama kita perjuangkan telah diaspal. Jadi sampaikan kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi, masyarakat Busel masih terus menantikan kehadiran Gubernur,” pesan Arusani kepada Asisten III Pemprov Sultra, Zanuriah.

Asisten III Pemprov Sultra, Zanuriah mengatakan, pembangunan jalan penghubung ini didasari atas kedekatan emosional antara masyarakat Lapandewa, Burangasi dan Wabula sebagai suatu entitas dalam spektrum masyarakat Buton yang beragam.

“Selain itu juga, pembangunan mega proyek ini sebagai bentuk komitmen besar Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Bupati Busel dalam pengembangan daerahnya,” katanya.

Terhubungnya dua kawasan ini diharapkan bukan hanya terjalin persaudaraan yang semakin erat. Tetapi juga, memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah sehingga kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat dimasa yang akan datang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Busel, La Ode Muhammad Idris menambahkan, rencananya jalan penghubung tersebut dibagi dua jalur dengan lebar 15 meter ditambah satu meter median dan satu meter bahu jalan.

Baca Juga :  Lingkar Muda Busel Nilai Dodi Hasri Layak Dampingi Arusani

“Jadi totalnya 17 meter dengan estimasi anggaran Rp 70 miliar melalui APBD Provinsi Sultra 2020. Aspalnya hotmix,” katanya.

Kata dia, Pemkab Busel hanya mengerjakan jalan sepanjang lima kilometer sampai di perbatasan antara Busel dan Buton. Saat ini juga, pihaknya tengah mengusulkan jalan dari simpangan Gunung Sejuk menuju Burangasi untuk berubah status menjadi jalan provinsi.

“Buton juga sementara mengusulkan. Hanya saja untuk jarak jalan dari Wabula sampai di perbatasan Busel kita belum tahu,” tandasnya. (adm)

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
3