Zakat Fitrah di Buton, Tertinggi Rp 35 Ribu, Infak Rp 5 Ribu

77
Bupati Buton La Bakry saat memimpin penetapan zakat fitrah, Senin 20 Mei 2019. (FOTO ISTIMEWA)

PASARWAJO, Rubriksultra.com – Penetapan zakat fitrah, untuk beras disesuaikan dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.

Penetapan tersebut dilakukan saat rapat antara Pemeeintah Kabupaten (Pemkab) Buton dan Kementerian Agama (Kemenag), Senin 20 Mei 2019.

- Advertisement -
 

Kepala Kemenag Buton H. Muhtar mengatakan, zakat fitrah dalam pelaksanaan adalah zakat harta yang wajib dikeluarkan setiap hari raya Idulfitri selain zakat mal.

“Zakat fitrah untuk membersihkan diri kita dan zakat mal untuk membersihkan harta kita,” ujarnya.

Kata dia, para ulama telah sepakat untuk zakat fitrah harus mengeluarkan satu syah atau 3,5 liter baik jagung maupun beras. Dalam menentukan makanannya didasarkan pada makanan pokok sehari yang lebih dominan.

Dia menjelaskan, untuk zakat fitrah beras dibagi tiga kategori. Untuk beras 788 maka besarannya Rp 35.000 perorang, untuk beras Padimas Rp 31.500 perorangan dan beras Bulog besarannya Rp 8000×3,5 liter= Rp 30.000. Sementara jagung besarannya Rp 6000×3,5 liter = Rp 21.500. Sedangkan untuk infak ditetapkan sebesar Rp 5000.

“Setiap orang wajib mengeluarkan zakat, kecuali yang tidak memiliki harta untuk malam lebaran maka gugur kewajibannya untuk berzakat,” jelasnya.

Ketika memberikan kepada fakir miskin, lanjut dia, ukurannya yang diperkirakan bisa kenyang dalam sehari bagi penerima. (adm)

 

 

 

 

 

Sumber : Inilahsultra

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Pemkab Buton Bekali Perangkat Desa Gunakan Aplikasi e-DMC19