Pekan Kolaborasi UMKM HUT Baubau, Pedagang Ketiban Untung

28
Suasana salah satu stand pada Pekan Kolaborasi UMKM dalam rangkaian HUT Baubau, di pelataran Kotamara. (Foto Ady)

BAUBAU, Rubriksultra.com- Pekan Kolaborasi UMKM dalam rangkaian Hari Jadi Baubau ke-481 dan HUT Kota Baubau ke-21 tahun 2022, di pelataran Kotamara, membawa berkah bagi para pedagang. Baru berlangsung selama dua hari, pedagang yang memanfaatkan momen tersebut ikut ketiban untung.

Yati Safrin, salah seorang pedagang yang menjual pisang Ijo, aneka minuman es dan jus, sambal goreng teri kacang, kue pia, kacang telor dan kaholeo itu, mengaku bila dagangannya laris manis.

Yati berkata saat berjualan pada pekan kolaborasi UMKM pendapatannya jauh lebih meningkat dibandingkan berjualan di rumah dari pagi sampai malam pun dibantu secara online.

“Kemarin malam saya laku Rp 400 ribu lebih dan malam ini Rp 500 ribu lebih karena habis semua jualan utamanya pisang ijo Ananda. Kalau habis begini terus kita semangat jualannya,” ucap Yati Safrin saat ditemui di stand Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baubau, Rabu malam 12 Oktober 2022.

Senada dikatakan Tri, pelaku UMKM yang pandai mengolah sisa-sisa kain tenun Buton menjadi produk bernilai jual tinggi itu sudah meraup omzet lebih dari Rp 600 ribu.

Produk hasil olahannya itu diantaranya tas, ikat kepala (kampurui), tempat tisu dan bantal. Harga yang dijual beragam, mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu.

Tri merasa terbantu dengan adanya pekan kolaborasi UMKM sebab banyak pembeli berdatangan dibandingkan menjual seperti biasa secara daring.

“Kami merasa terbantu sekali dengan event (Pekan Kolaborasi UMKM) ini karena banyak pembeli. Saya tadi sudah laku Rp 600 ribu, pembelinya beragam, ada yang beli kampurui, tas tenunan dan tempat tisu,” paparnya.

Mereka berdua berharap Pemerintah Kota Baubau mestinya sering-sering mengadakan event semacam ini agar para UMKM lebih diperhatikan. (Adm)

Baca Juga :  Mudahkan Petani di Baubau, BNI Terbitkan Kartu Tani

Laporan : Ady

Facebook Comments