LABUNGKARI, Rubriksultra.com – PT Dahana resmi melakukan peledakan perdana (first blast) dalam kegiatan Quarry Management di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Bukit Gamping Resource (BGR), yang berlokasi di Desa Gundu-Gundu dan Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Selasa 5 Mei 2026.
Momentum ini menjadi tonggak awal penguatan kerja sama kedua perusahaan yang telah dirintis sejak 2024. Komisaris PT Dahana, Wildan Widarman, menyebut proyek tersebut sebagai simbol pertumbuhan perusahaan dalam memperluas layanan di berbagai sektor industri nasional.
“Alhamdulillah, semoga PT Dahana terus berkontribusi bagi negara yang kita cintai,” ujarnya.
Ia menegaskan, perusahaan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan serta menerapkan pengendalian risiko secara ketat di setiap proyek. Dukungan masyarakat sekitar juga dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran operasional.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Dahana, Abdul Haris Atbaro, mengungkapkan bahwa pelaksanaan first blast ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dipersiapkan selama dua tahun terakhir di wilayah IUP PT BGR.
Menurutnya, PT Dahana kini tidak hanya berfokus pada jasa peledakan, tetapi juga mulai mengembangkan kapabilitas untuk memperluas lini bisnis sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan.
“Kami tidak hanya mengerjakan peledakan di lokasi pertambangan, tetapi ke depan akan mengembangkan berbagai peluang bisnis lainnya,” katanya.
Dalam proyek ini, lanjutnya, PT Dahana menggunakan teknologi terbaru guna memastikan dampak peledakan tetap terkendali dan sesuai dengan standar keselamatan serta lingkungan.
Direktur Utama PT Dahana, Hari Irmawan, menilai peledakan perdana ini sebagai langkah awal yang positif dalam pengelolaan pertambangan yang optimal dan berkelanjutan.
“Quarry Management PT Dahana menjadi langkah awal untuk memberikan manfaat bagi negara,” ujarnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT BGR, Heru Hendarto, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PT Dahana telah berjalan sejak 5 Juli 2024. Kolaborasi tersebut mencakup layanan peledakan, pemuatan, hingga pengangkutan material batu ke kapal.
Ia berharap sinergi ini terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata, baik bagi pemerintah daerah maupun Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selain fokus pada operasional tambang, PT BGR juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat (PPM) di sekitar wilayah kerja, terutama di bidang kesehatan dan sosial budaya.
Sebagai informasi, luas wilayah IUP PT BGR mencapai sekitar 650 hektare. (Adm)






