Semarak Maulid dan HUT Baubau, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim

BAUBAU, Rubriksultra.com – Kerukunan Keluarga Wadiabero-Haiya (KKW-H) Kota Baubau menggelar Lomba Sholawat dan Bintang Vokalis dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ke-25.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Lembah Hijau Kota Baubau, Minggu (4/10/2026), tersebut diikuti 24 Majelis Taklim dari Kota Baubau dan Kabupaten Buton Tengah.

Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bollu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan keagamaan dan seni seperti ini merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi kerukunan dalam membangun generasi Kota Baubau yang religius.

"Ini merupakan suatu bentuk kerja nyata Kerukunan Wadiabero-Haiya yang ada di Kota Baubau dalam rangka membangun insan generasi Kota Baubau yang religius," ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan generasi muda sekaligus mendukung kemajuan Kota Baubau.

"Pemerintah Kota Baubau tentu mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kegiatan ini mendapat keberkahan bagi kita semua," katanya.

Ketua Panitia, Nurman, S.E., M.Si., menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKW-H di bidang keagamaan, seni dan budaya. Selain menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat syiar Islam serta menggali potensi generasi muda.

"Ini merupakan salah satu program kerja keagamaan, seni dan budaya, yaitu melaksanakan lomba sholawat dan bintang vokalis se-Kepulauan Buton," ujar Nurman dalam laporannya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat, khususnya di bidang seni religi.

"Kita ingin menciptakan generasi yang religius dan lebih siap untuk tampil dalam kegiatan-kegiatan yang lebih besar ke depannya," katanya.

Nurman mengakui, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan peserta dari sejumlah wilayah di Kepulauan Buton bukan tanpa kendala. Terutama dalam penyampaian informasi ke daerah serta memastikan keikutsertaan para peserta.

Baca Juga :  Sat Intelkam Polres Baubau Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pelantikan Sekda Definitif 2026

Namun, kata dia, berbagai kendala tersebut dapat diatasi berkat kerja keras panitia serta dukungan tokoh masyarakat.

"Karena kegiatan ini melibatkan sekepulauan Buton, tentu tidak mudah, terutama dalam menyampaikan informasi ke daerah dan memastikan keikutsertaan para peserta. Alhamdulillah, berkat kerja sama panitia dan dukungan tokoh masyarakat, semua dapat kami selesaikan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KKW-H Kota Baubau, Abdul Razak Kamaludin, menegaskan kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan piala dan penghargaan.

"Kegiatan lomba sholawat dan bintang vokalis yang kita selenggarakan ini bukan sekadar kegiatan perlombaan untuk memperebutkan piala dan penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki makna dan tujuan yang sangat mulia," ujarnya.

Ia mengatakan, lomba sholawat menjadi sarana untuk menanamkan sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW. Sementara lomba bintang vokalis diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakat serta kreativitas.

Abdul Razak juga mengajak seluruh keluarga besar KKW-H untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman.

"Kerukunan Keluarga Wadiabero-Haiya tidak hanya dibangun atas dasar hubungan kekeluargaan dan ikatan asal-usul, tetapi harus terus diperkuat dengan semangat persaudaraan, persatuan, kepedulian dan kebersamaan," katanya.

Menurutnya, perbedaan pendapat, profesi, generasi maupun kemampuan tidak boleh menjadi penghalang dalam menjaga persatuan.

"Kita boleh berbeda pendapat, berbeda profesi, berbeda generasi, bahkan berbeda kemampuan. Namun, jangan pernah kita kehilangan rasa persaudaraan," tegasnya.

Ia menambahkan, kekuatan sebuah organisasi kerukunan tidak hanya diukur dari besar kecilnya organisasi, tetapi dari seberapa kuat persaudaraan dan kebersamaan yang dibangun.

"Kekuatan sebuah kerukunan bukan terletak pada seberapa besar organisasi itu, tetapi pada seberapa kuat persaudaraan dan kebersamaan yang dibangun di dalamnya," tuturnya.

Baca Juga :  AS Tamrin Lantik Dirut PDAM Baubau

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bollu, Sekda Kota Baubau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, Danyon Brimob Polda Sultra serta para ketua kerukunan dari sejumlah wilayah di Kepulauan Buton.

Turut hadir Ketua KK Buton Tengah serta perwakilan kerukunan dari Lakudo, Talaga Raya, Mawasangka, Mawasangka Tengah, Mawasangka Timur, Baruta, Tolandona dan Kolowa.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta akan membawakan empat lagu wajib, yakni Tibbil Qulub, Yaa Imama Rusli, Sholawat Jibril dan Sholawat Nariyah.

Dewan juri berjumlah tujuh orang dengan koordinator H. Hasim Umar, S.Pd.I., serta juri kehormatan La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si. Penetapan dewan juri tersebut berdasarkan SK Nomor: 001/SK/PK-MAULID/W-H/BB/IX/2026. (adm)

Facebook Comments