Bahlil Lahadalia: Buton Diharapkan Suplai 50 Persen Kebutuhan Aspal Nasional

498
Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Sultra, H. Ali Mazi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buton, Ahad 28 Februari 2021. (Foto Razak/Diskominfo Baubau)

PASARWAJO, Rubriksultra.com- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia berharap besar 50 persen kebutuhan aspal nasional disuplai dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya Kabupaten Buton. Apalagi kini sudah terbangun pabrik aspal Buton (PT Kartika Prima Abadi) yang berkualitas internasional yang kualitasnya hampir sama dengan produk Pertamina.

“Dengan dibangunnya industri itu, kita harapkan 50 persen kebutuhan aspal nasional disuplai dari Provinsi Sultra khususnya pulau Buton ini,” kata Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buton, Ahad 28 Februari 2021.

Dalam kunjungannya ini, Bahlil Lahadalia secara resmi memberikan Tax Holiday kepada PT. Kartika Prima Abadi. Hal itu sebagai bentuk kepastian pemerintah pusat dalam memastikan investasi daerah agar berjalan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan pertumbuhan ekonomi diwilayah kawasan timur khususnya di Pulau Buton.

- Advertisement -

“Tax Holiday yang kita berikan ini baru kapasitas 100 ribu per tahun, tapi dalam rencana investasi pada 2024 sudah mencapai 500 ribu ton per tahun, artinya kebutuhan konsumsi nasional 50 persen sudah bisa dihasilkan dari sini,” ujarnya.

Kehadirannya juga di Sultra sebagai bentuk implementasi dari undang-undang Cipta Kerja yang aturan turanan peraturan pemerintah-nya (PP) sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, Bupati Buton La Bakry, Wali Kota Baubau Dr AS Tamrin dan Dirut PT. Kartika Prima Abadi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buton, Ahad 28 Februari 2021. (Foto Razak/Diskominfo Baubau)

“Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses investasi yang ada di daerah-daerah berjalan, apalagi terkait dengan industri yang melahirkan nilai ekonomi tambah untuk mewujudkan visi besar Bapak Presiden terkait dengan transformasi ekonomi,” katanya.

Gubernur Sultra, Ali Mazi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia atas kehadirannya dan menyaksikan sendiri potensi yang sangat luar biasa yang dimiliki di Sultra khususnya di Kabupaten Buton.

“Saya sampaikan kepada Pak Kepala BKPM bahwa di Sultra, di Buton potensinya sangat luar biasa, tetapi kalau manajemennya tidak diurus dengan baik maka ini akan menjadi sia-sia,” katanya.

Baca Juga :  Aspal Buton Menuju Pasar Impor

Olehnya itu, kedatangan kepala BKPM di Buton ini sama dengan memberikan spirit dan kebangkitan baru bagi masyarakat Sultra khususnya masyarakat Kabupaten Buton dan sekitarnya.

Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Sultra, H.Ali Mazi saat bertemu dengan mantan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun dalam kunjungannya di Kabupaten Buton, Ahad 28 Februari 2021. (Foto Istimewa)

“Potensi sumber daya alam yang luar biasa bila tidak didukung oleh pemerintah khususnya dari pemerintah pusat maka menjadi tidak berguna. Oleh karena itu, sekali lagi saya selaku gubernur juga mewakili masyarakat Sultra memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Presiden dan Kepala BKPM RI telah hadir berkunjung di Sultra khususnya di Buton,” ujarnya.

Bupati Buton, La Bakry juga menyampaikan selaku pemerintah daerah dan mewakili masyarakat Buton mengucapkan terimakasih kepada Kepala BKPM dan PT Kartika Prima Abadi yang telah menerima Tax Holiday.

“Mudah-mudahan seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Buton akan mengamankan dan mempermudah seluruh investasi yang masuk di Kabupaten Buton, tidak saja aspal, tapi di Buton ada juga nikel dan mangan,” katanya.

Direktur Utama PT Kartika Prima Abadi, Irwan Hermanto mengucapkan terimakasih atas dukungan pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi dan pemda Buton. Menurutnya ini adalah dukungan dan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan swasta.

“Saya sangat bahagia karena Kepala BKPM tidak hanya melihat investor dari luar, melainkan juga melihat dari dalam, karena dari pengalaman dan jiwa beliau (Kepala BKPM) yang pernah mengalami investasi dalam negeri,” ujarnya. (adv)

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1