Terkendala Lahan, Baru Enam Gerai Koperasi Merah Putih Dibangun di Baubau

BAUBAU, Rubriksultra.com — Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kota Baubau masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan lahan. Hingga saat ini, baru enam gerai yang telah terbangun maupun dalam tahap progres pembangunan.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si mengatakan pemerintah daerah telah mengikuti agenda peresmian serentak Koperasi Merah Putih bersama Presiden untuk 1.061 koperasi di seluruh Indonesia. Program Strategis Nasional tersebut ditargetkan hadir di setiap kelurahan, termasuk di Kota Baubau yang memiliki 43 kelurahan.

“Saat ini yang sudah terbangun dan sementara progres ada enam gerai. Salah satunya lokasi yang saat ini kita zoom bersama Bapak Presiden terkait peresmian Koperasi Merah Putih serentak seluruh Indonesia,” katanya.

Pemkot Baubau terus berupaya merealisasikan pembangunan gerai di seluruh kelurahan. Namun keterbatasan aset daerah menjadi hambatan utama dalam penyediaan lokasi pembangunan.

“Kita terus berupaya bagaimana ke depannya setiap kelurahan ada Koperasi Merah Putihnya, tapi kembali lagi aset kota yang sangat terbatas. Mungkin nanti akan ada langkah lain yang dilakukan,” ujarnya.

Sekda mengatakan pemerintah daerah masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait solusi pembangunan di wilayah yang tidak memiliki lahan milik pemerintah kota.

Pembahasan terkait penggunaan lahan alternatif juga telah dilakukan bersama pihak TNI. Salah satu opsi yang dibuka ialah pemanfaatan lahan milik pemerintah provinsi maupun badan usaha milik negara.

“Kita juga sudah pernah rapat dengan Pak Dandim waktu zoom beberapa waktu lalu, bisa menggunakan lahan provinsi maupun BUMN,” tambahnya.

Saat ini, gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lakologou dibangun menggunakan lahan milik pemerintah provinsi. Adapun gerai yang berdiri di atas aset Pemerintah Kota Baubau berada di Kelurahan Bukit Wolio Indah, Lowu-lowu, dan Liwuto.

Baca Juga :  Kampung Tangguh Siolimbona Kelurahan Wajo Sabet Juara Satu

Untuk rencana penambahan pembangunan, pemerintah daerah masih melakukan pencarian lokasi yang memungkinkan digunakan sebagai gerai koperasi.

“Sementara untuk Palabusa kita persiapkan juga. Di sana ada lahan masyarakat yang dihibahkan. Kita tunggu saja, kita tetap upayakan setiap kelurahan ada,” ujar Darus Salam.

Di tempat yang sama, Project Management Officer (PMO) Kementerian Koperasi Kota Baubau, Muhamad Syahadat, didampingi rekannya Widhy Bintang Lestari, mengatakan seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Baubau telah terbentuk sejak Agustus 2025.

“Sebanyak 43 Koperasi Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk di Kota Baubau,” kata Syahadat.

Ia menjelaskan, pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan gudang dan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih.

“Identifikasi awal ada 21 lahan yang sudah diusulkan oleh pengurus KKMP bersama pihak kelurahan agar ditinjau pemerintah daerah, khususnya BPKAD dan Dinas Koperasi Kota Baubau. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait tambahan izin pemanfaatan aset lahan yang sudah diusulkan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan izin pemanfaatan aset atau lahan pemerintah apabila dinilai layak digunakan untuk pembangunan gudang dan gerai koperasi.

“Kami harapkan jika dianggap layak agar lahan ataupun aset pemerintah daerah itu diberi izin pemanfaatan aset lahan untuk pembangunan gudang dan gerai Koperasi Merah Putih guna mendukung percepatan pembangunan gerai,” katanya.

Syahadat juga meminta satuan tugas Koperasi Merah Putih di berbagai tingkatan terus memperkuat koordinasi guna merealisasikan pembangunan fisik di seluruh kelurahan.

Selain melakukan pengawasan dan pendampingan program, pihak PMO disebut terus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai jadwal dan prinsip akuntabilitas.

“Empat orang Business Assistant juga terus melakukan pendampingan ke koperasi di wilayah binaan masing-masing untuk memastikan standar kualitas pengelolaan manajemen koperasi tetap berjalan baik,” kata Syahadat.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Perencanaan Pembangunan Baubau Terbaik di Sultra

Ia menilai kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan di Kota Baubau. (adm)

Facebook Comments